May 21, 2010

Alex Hansel Simanjuntak

Guys, now days I've a little tags "WHO" for "someone you should know"
It is just the way how I excited with their creature, professionalism, capability, and another expression that show me THEY ARE TALENTED and we should be like them !!
Reach out the dreams, with your own way...


My First post today,
I just read a magazine named " Jakarta Java Kini", at the office. And the first thing I always read the writings of the editor in chief. I think if the Editor are able to show something new, unique, and interesting, I'm sure the contents of the magazine will be the same as such.

I see one name and bcame curious ..who is he?

Alex Hansel Simanjuntak

He may have recently graduated from Monash University, but rising star Alex Hansel Simanjuntak is already making his mark in the glamorous and highly competitive Indonesian media scene. Alex was aged in his early twenties and had just completed his Bachelor of Communication degree when he was appointed Editor in Chief of an entertainment, culture and lifestyle magazine, Jakarta Java Kini, in 2007.
Alex is in charge of a team of 50 writers, designers and photographers, many of them older and with many more years experience than he, but it's a job and a lifestyle he loves. Alex credits his rapid rise through the media ranks to his degree from Monash University. In early 2009 Alex was awarded the Outstanding Young Australian Alumni Award in the second annual Australian Alumni Awards.

JAKARTA JAVA KINI is Indonesia's leading travel, entertainment and lifestyle magazine providing excellent monthly articles on Wining and Dining in Jakarta, food, sport including golf, rugby, soccer, F1 and many more, sightseeing, culture and heritage. Monthly guide to the best tourism places across Java, best hotels, best nightlife and best dining. It is a complete travel guide to the capital city and to the island of Java as well as providing excellent book, film & music reviews.
JAKARTA JAVA KINI provides superb listings for Jakarta restaurants, bars and cafes, hotels, golf courses, attractions and many more, and is trusted by its readers. Every month there are regular articles on West Java, Banten, East Java, Yogyakarta & Central Java as well as other Indonesian & international destinations.

Well, he's one of best young generation right ?


pic: courtesy of Monash University

May 20, 2010

Love is "Something"

Siang.Panas.Sangat…Bagi mereka, tapi tidak bagiku.

Tanda timer countdown timer, berwarna merah. Rem-pun aku injak.
Ingat betul, hitungan countdown timer ini adalah yang (mungkin) terpanjang bagiku.
Meski AC sudah menyala dan lumayan dingin, tapi teriknya panas matahari masih mampu menembus kaca-kaca yang sudah berusaha sekuat tenaga melindungiku.
Diluar, anak-anak kecil penjual Koran, masih tanpa lelah, nampak semangat menjual korannya. Mmm, ada beberapa anak yang saya ingat betul mukanya, tapi tidak nampak hari ini. Ya,ya ya...saya akui kadang memang tidak membutuhkan korannya, tapi tetap ingin membelinya, karena mereka.

Lama…
Didepan saya, persis. Tiba-tiba berhenti sepeda motor butut, sangat butut. Yang saya yakin usianya jauh lebih tua banyak diatas saya. Merknya lupa…asapnya banyak sampai sesekali menghalangi pandangan mata saya. Memakai baju proyek. Lusuh. Dan membonceng anak lelaki kecil di depannya. Barangkali masih seusia anakku, Deeva. Tanpa susah payah, saya bisa melihat betapa lelahnya dia. Dari gesture badannya, dari sesekali dia mengusap pipi karena keringatnya. Dan sesekali membetulkan barang yang dibawanya. Dan celakanya, hitungan jelang warna “hijau” sepeda motor Bapak itu mogok. Yah, benar. Serius. Mogok. Dia men-starter berulang kali tetap tidak bisa.

Dan akhirnya klakson mobil dibelakang saling bersautan “meneriaki” ku, tanpa mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi di depanku.


Ya Allah, Tidak tahu kenapa.
Air mata memaksa ingin menyeruak di ujung mata saya. Tapi tetap aku tahan.
Tidak se inchi-pun aku tempelkan tanganku di klakson.
Aku biarkan mereka semua “meneriaki” ku dibelakang sana.
Aku tunggui dengan sabar Bapak itu sampai akhirnya, GOD. Alhamdulillah. It’s Wrap !!
Dia “menghilang” di jalan yang berbeda denganku.
Dan aku masih terus membayangkannya.
Betapa dia mencintai anaknya.
Betapa dia sangat ingin membahagiakan anaknya.
Betapa besar cinta kasihnya, demi anaknya.

Kamu tahu, aku dapat melihatnya dari mana?
Saat aku melihatnya membonceng anaknya, di depan. Sementara di belakang, dia ikat kuat-kuat sepeda plastik roda tiga, dengan tali rafia lusuh, masih lengkap dengan plastik pembungkusnya, nampak baru saja dibeli. Dan sambil menstarter sepeda bututnya, dia pegangi anaknya erat. Sambil sesekali khawatir sepeda baru untuk buah hatinya itu terjatuh,

Tuhan, betapa bahagianya anak itu.
Memilki Bapak dengan cinta kasih luar biasa.
Akhirnya aku tidak kuasa menahan lagi.
Ya benar, siang hari itu. Dijalan. Sendiri. Saya menangis.
Cengeng memang.



pic: courtesy "Father & Son" and "La Vita e bella" the movie

May 12, 2010

Eat, Pray, Love

" People think a true soul mate is your perfect fit, and that's what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that's holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life. A true soul mate is probably the most important person you'll ever meet, because they tear down your walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, they come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then they leave. And thank God for it."

(pic. taken from : aboutjulia.com)


May 8, 2010

Komunikasi

Pengennya asih cuma nge-post gitu doang. Tapi bakalan ada yang ngerti gak yah ? :)


Maksud saya gini, Saya merasa sumber dari segala macam sumber permasalahan, kebuntuan, pertikaian, saling marah, bla bla bla adalah satu hal jawabnya, KOMUNIKASI yang kurang bagus.

- Adanya salah persepsi di pemikiran pihak lain, mungkin tanpa kita sadari gaya atau arah komunikasi kita yang buruk. Kita tidak lancar menyampaikannya, kita salah mengartikan maksud kita, atau kita salah menggunakan pilihan bahasa yang sepaham dengan jatidiri lawan bicara kita.

- Adanya pertengkaran dengan pasangan, mungkin bisa jadi karena komunikasi kita tidak sampai dengan jelas sesuai keinginan kita. Dan pasanganpun menanggapinya dengan scheme pemikiran yang dia miliki saat itu.

- Adanya omelan dari Bos sampai teguran keras dari Bos, bisa jadi karena dia menyampaikannya tanpa “bahasa” komunikasi yang mudah dimengerti. Sementara kita mungkin juga tidak berani meng”komunikasi”kannya dengan lebih jelas untuk tau arah yang diminta. Hingga kadang kita sendiri akhirnya menerka-nerka langkah apa yang harus dilakukan.

- Adanya banyak masalah yang dihadapi Negara kita, toh juga tidak lepas dari adanya unsur miss-komunikasi yang sering dominan terjadi.


Tapi emang kalau lulusan sarjana Komunikasi bias langsung lancar semuanya gitu ?
Mmm, gak juga saya rasa.

Contohnya : macem Penyiar ON Air tiba-tiba garing banget pas bawain acara OFF Air. Atau mungkin (ini beneran mungkin lo) pelukis-pelukis yang “mampu”nya menyampaikan lewat karya, bukan secara harafiah dari bahasa komunikasi alias omongan. Yang so pasti kadang kita juga mungkin masih perlu mengernyitkan dahi kalau melihat arti lukisan mereka.


Trus apa yang harus dilakukan untuk bisa berkomunikasi dengan baik dan benar ?
Menurut saya, satu saja yang diperlukan. KEBERANIAN. Semua orang bisa kok mengungkapkan cara komunikasinya dengan gaya atau “bahasa” masing-masing. Hanya saja mereka perlu menambah keberanian untuk mampu menjelaskan lebih detil dan lebih mau memahami kalau lawan mereka mungkin tidak paham, salah tangkap info, dsb.

Atau kamu punya cara lain kah? Terserah deh.

Well, sepertinya saya juga harus segera “berkomunikasi” dengan Mama saya,
Saya kangen, saya kadang memikirkannya, saya kadang mengkhawatirkan kesendiriannya.
Tapi saya selalu saja tidak mampu atau kadang lebih bejatnya TIDAK MAU meng-“komunikasi”kannya seringkali.

Ya,,,saya akan segera menelponnya...



May 1, 2010

Spring Idea

Yeah, I’ve found This Spring's Must-Have Accessories from GQ Picks. They showing so many, but some option so impress me much… :)) Here We Go !!

1. The Straw Fedora
Dressing seasonally applies to your headwear, too. That means going with a straw—not felt—fedora come spring and summer. The coolest version right now is known as "stingy," in reference to its super-narrow brim. I love this hat from H&M $7.95 but I found the looks a like at Tunjungan Plaza 1 near the Pizza Hut, about IDR 200.000.

2. Plastic Aviators
Wire-framed aviators have been a stone-cold classic for decades—now they've gotten a timely update. This new riff co-opts the chunky plastic cool of Wayfarers and applies it to the timeless fighter pilot's silhouette. My option for Blinde Eyewear but its damn $285.

3. New-Wave Boat Shoes
Nothing wrong with traditional brown boat shoes, but with everyone from Sperry to Gucci doing creative new riffs, why not go for something more up to date than the ones JFK sported? Try a streamlined new silhouette or a splashy color instead. I like Sperry Top-Sider $88. Trying to found the fake one :p

4. Brightly Colored Faces
Even if all the dudes at your office have thrown a chunk of cash at an impressive watch, they probably don't have one quite like this. A red, blue, or green face will add a shot of badass-itude to your otherwise conservative business look. I like this Paul Smith $715

5. A Brighter Striped Tie
It's time to take the striped tie—the preppy staple that never goes out of style—to another dimension by adding a couple of doses of bold color. Yes, you can wear these ties at work, where they'll make even a well-worn suit look vibrant and new. AND how much I Love LANVIN $165.


DAMN !! for looking ass-good-fucking-ass-cool-guy, it need $1,260 ... I've to find sponsors NOW !! :)