Jul 27, 2012

Across the Universe


Words are flowing out like endless rain into a paper cup,
They slither while they pass they slip away across the universe
Pools of sorrow, waves of joy are drifting through my opened mind,
Possessing and caressing me

 
"Jai guru de va om"

May 25, 2012

#6thkudenganmu - Perkenalan


Pada saat aku menulis ini  Aku mengucap syukur dalam segala balutan kegelisahan, dan rindu.
Tinggal beberapa hari lagi, genap 6 tahun aku membina rumah tangga, 2 Juni nanti.
Bersama sosok perempuan wanita paling berarti dalam perjalanan nafas hidupku, sampai kini.
Benyak yang ingin aku sampaikan secara personal sebenarnya disini, tapi ahh..apa menariknya untukmu pembaca arti hidupku. Aku bagikan semampu aku mengingat rangkaian peristiwa dan kata dibenakku.

Satu persatu..
 
. . .

Aku bertemu dengan denganmu dalam perkenalan yang sangat konyol akan kuingat sepanjang hidupku.
Kuliah di kampus yang sama, dan aku adik angkatan yang kurang ajar dengan sengaja melemparkan remasan kertas kedalam tas warna ungu mu, di perpustakaan. Sumpah, aku tidak meniru film roman picisan aku bingung untuk memulainya darimana, berkenalan dengan mu saat itu.

Aku menanyakan namamu, dan menanyakan bolehkah berkenalan denganmu. Mungkin kamu masih ingat..atau ahh, mungkin sudah lupa.Tapi aku masih mengingatmu, memakai tas warna ungu, celana jins biru, kaos putih tulisan angka orange, dengan jilbab kuning cantikmu. 
Kamu benar-benar memikatku. 

Tak ada respon atau balasan, mungkin kamu tahu aku hanya berandalan tengik yang kurang ajar, menggoda perempuan cantik sepertimu. Aku maklum.

Tak kurang akal, aku manfaatkan teman sekelasku, yang juga menjadi temanmu dalam paduan suara kampus. Aku berusaha menjadi detektif untuk memenuhi hasrat ku membuat mu peduli akan perhatianku yang lebih padamu. 

Sial, aku masih gagal, kau masih abaikan aku, mungkin menganggapku brengsek kecil yang hanya akan mempermainkanmu. dan andai kau tahu, perasaanku semakin menjadi-jadi untuk meluluhkanmu.

Hei...!! Lihat !!
Aku tahu namamu... T.I.N.A.
Aku tahu alamat kost mu
Aku tahu nomor handphone mu (yang kini DEMI TUHAN hanya satu-satunya nomor telepon yang aku ingat diluar kepala, bahkan dari nomor telepon rumah ku sendiri)
Berkat bantuan banyak teman-temanku, yang rela demi aku..dan demi request mereka yang akan aku putar di playlist siaranku :)

Dan mulai minggu-minggu itu ..aku menjadi penggombal penyair yang memuja mu.
Percikan-percikan cinta itu semakin menggebu dalam benak, tubuh dan nuraniku.
Dan demi waktu..Aku ingin menaklukkanmu...


May 24, 2012

Rindu (kamu)


Sesak adalah saat aku selalu memikirkanmu, dan ternyata itu adalah rindu

Bila mencintaimu bagai bilangan, aku lupa menghitung berapa genggaman ku untukmu

Aku memilih senyummu, meneduhkan aku dalam setiap malam yang kulalui bersamamu

Jangan kamu tanya mengapa, pun kamu tanya bagaimana. Mencintaimu dengan jalanku  

Malam adalah bentangan waktu terindah dalam hidupku, seperti inginku memilikimu selamanya
  
Malam adalah saat mengakui segala salahku, dan selalu ingin kembali memelukmu
 
Aku lupa, mencintaimu bukan dengan segala tulisanku atau ucapanku. Tapi tatapan dan genggamanku..untukmu

Sesaat setiap aku melihat 'kesukaan'mu, semakin menjadi-jadi api rinduku. Tergambar senyumanmu atau bahkan cemberutmu

Kalau memikirkanmu adalah rindu, sudah penuh sesak bayanganmu di kepalaku ....
Lalu aku perlahan..lirih ..berbisik..'agar tak menjadi abu' ..karena merindumu

Mar 25, 2012

Maret


Dear Maret..

Aku memuja mu sangat 
Dari denyutan nadi yang sangat rapat
Aku merasakan gejolak semangat

Aku bersyukur dari setiap lantunan rindu
Aku memilikimu dalam setiap jengkal hidupku
Menyemangatiku dengan segenap caramu

Sunyi berkalang jiwa dan ragawi
Seolah memberi cerah setiap nuansa hati
Berubah dengan senyum mu yang selalu kunikmati

Aku mencintaimu dalam segenap ragaku
Selalu penuh arti bagi ku atas kehadiran mu
Menjadi pelengkap seluruh jalan tahunku
 
Maret.. 

Feb 25, 2012

(very)d.i.s.a.p.p.o.i.n.t.e.d



Bukankah tak pernah salah, saat aku merasa jengah.
Sesaat aku melihat kembali egomu yang meluap melimpah.
Menyerangku, mendorongku seakan tak ada seru.
Aku melihat seakan mukamu topeng penuh kerutan palsu.

Sudahlah, aku hanya menunggu waktu.
Muak menjadi bayanganmu.
Aku tahu kebesaranmu, tak akan mampu kulampaui.
Sesaat atas bentangan waktu aku menunggu kau sadari.

 Aku mampu tanpa dirimu
Aku sanggup pergi darimu
Aku ingin kau sadari
Hadirku juga ada arti

Im not large, but I'm perfect on my own way.
I'm just waiting and counting my day.

Feb 1, 2012

Tetesan hujan

Aku tergopoh..
Basah, kuyup sesekali menyeka rambut.
Tak kentara rasa keringat, atau tetesan hujan.

Merah disudut kiri.
Hijau di tengah.
Gombal merapat di sisi tembok.
Semua bak berebut, berusaha menahan derasnya tiap tetesan yang semakin deras.
Sudut rumah bocor. Tak kuat menahan terjangan hujan malam. 
Membabi buta, tak pedulikan tanda lelah.

. . .

Sejenak pikiran melayang, mengingat memori dulu yang tiba-tiba terbayang ketika masih kecil.
Bangun dengan malasnya di pagi hari, melihat liat perabotan rumah morat marit. Bak, ember, dan kain pel tak karuan dimana-mana. Tak sedetikpun terdengar saat terlelap malam atas apa yang terjadi. Tidak paham sedikitpun. Baru saat ini menyadari dan merasa, ternyata Bapak ...,

Saat hujan deras, memastikan anak dan istrinya aman dengan tekun memeriksa setiap sudut penjuru rumah. Menambal bocor, menadah tetesan demi tetesan ditengah malam saat saya, Ibu dan Kakak tertidur pulas. Tanpa saya mengerti, sebagian waktu istirahat malamnnya terkikis atas rasa tanggungjawabnya. Bahkan tak setetespun butiran air hujan, terasa di kulit tubuh. Semua dilakukan tanpa mengeluh.
 
Malam ini dalam basah dan dinginnya malam, ingat nasehat Bapak
  "Jadi laki-laki itu tanggung jawab, bisa menjaga anak istri dari gangguan apapun. Mulai tetesan hujan bahkan sampai tetesan darah." Hujan deras seolah penyampai pesan dan balutan kerinduan. Atap bocor sudut rumah  menjadi pertanda, saat saya masih terjaga mengingat tindakan Bapak dulu itu. Kali ini aku mengaku sedikit ada rindu dihatiku. Meski hampir di paruh sisa umurmu aku tak pernah mau untuk sebentarpun mengingatmu.   
 
Bapak..,
tak terasa waktu melaju, dan anakmu sekarang telah menjadi penjaga cucumu. Cucu yang belum sempat kau lihat semakin dewasanya, dan kini aku jaga dengan senyum indah tidur pulasnya.
Bapak...,
dalam hujan deras malam ini aku mengingatmu, dengan rindu yang jarang sekali aku mau.
Kalau aku boleh berbisik dalam deras malamMU, kutitipkan doa untuk Bapakku.
Semoga bahagia dalam bentangan surgaMU

 

Jan 11, 2012

Just Saying


" We all want to feel good and happy. 
When something is upsetting us, all we want is to feel better as soon as possible.. 


But I’ve slowly learned that trying to convince yourself,
that you’re fine when you’re not will only make you feel worse.. "

Jan 6, 2012

Hey Hey


and it’s all because I walked your way
and it’s all because I heard you say
and I should've known to stay away
 

Jan 2, 2012

bye 2011

The Kahyangan - my instagram

2011 tahun yang 'nilainya' menyenangkan bagi saya. Saya tidak meminta lebih, tapi semoga cukup bagi saya & keluarga kecil saya :) 2011 kami tutup bersama, dengan 'ritual' makan malam yang menyenangkan Tanpa ikut berdesakan diluar sana, karena hujan :) 


SAS resto - my instagram

2012 tahun yang semoga menajdi menjanjikan bagi saya dan keluarga dimana harapan-harapan baru akan mulai tumbuh subur seiring dengan impian saya yang terus berkembang 2012 kami mulai bersama, sekeluarga. Menikmati indahnya suasana alam, makan sore bersama. Kali ini 'masih' bertiga :) Semoga impian dan limpahan rahmat-Nya bersama kami sekeluarga, juga untuk Anda :) 

Selamat Tahun Baru 2012 untuk Anda semua ... \m/