Oct 9, 2008

Lentera Jiwa - Andy F. Noya (1)

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena 'pecah kongsi' dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan 'power' yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.

Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. ''Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.''

Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka
tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.

Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya 'dipindahkan' oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari 'keju' itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin
mengikuti 'lentera jiwa' saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.

Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul 'Lentera Jiwa' yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang.

Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa 'lentera jiwanya' ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.

Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. ''Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini,'' ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.
Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.

Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat
ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya. Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. ''Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya,'' ujar
Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. ''Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya,'' katanya.

Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya.
Berbahagialah mereka yang sudah
mencapai taraf bekerja adalah berekreasi.
Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa
mereka.

Sengaja saya posting disini, tulisan bang ANDY di Andy's Forum yang sangat-sangat menginspirasi banyak orang. Dan membuat milis-milis sibuk membahas "Lentera Jiwa". Beberapa yang tercetak tebal, benar-benar menginspirasi semuanya, dan saya pribadi.

Sep 29, 2008

Mraz-addict

Lagi...lagi...
Pikiran, mulut, dan suara..teracuni Mr.A-Z si Jason Mraz.
Single kojo I'm Yours MEMANG D.A.H.S.Y.A.T


Demen banget sama , part bridge-nya yang ;

I fell right through the cracks
and now I'm trying to get back
Before the cool done run out
I'll be giving it my bestest
Nothing's going to stop me but divine intervention
I reckon it's again my turn to win some or learn some

pas banget dengan 'tema' hati of da week !!
GAK usah banyak cing cong deh..
Langsung deh, denger sendiri. Klik gambar diatas untuk youtube, dan liriknya.

Sep 28, 2008

First preview..Hot JOLIE (again)


Weeeewwww, after the most hillarious WANTED, Angelina Jolie’s Changeling has released it first poster featuring the face of Angie and a little boy. The movie is set to hit theaters on October 24.
I don't know...how much I like her acting style...
Btw, in other news, Brad Pitt and Angelina Jolie recently gave $1 million to fund Human Rights Watch’s work in Burma and Zimbabwe. The gift will help to continue document and exposing horrifying abuses in both countries and pressure them for change...
Really-really good couple ever !! Best blend of the year !!

Karir Plintat Plintut

Sore masih belum menggantung gelap, baru aja kebangun. itupun gegara hp bunyi. Sial, tertera nomor kantor, satu dari sekian nomor yang rasanya saya ingin black list dari satelitnya langsung...hahaha. Sambil berharap bukan sesuatu yang 'repotin',
“Hallo....maaf ganggu”
Ternyata salah satu dari tim Riset kantor. Namanya juga tim R&D Riset and Development, pasti gak jauh-jauh yang ditanyain, di survey, dimintai opini, dimintai penilaian atas sesuatu, dsb dsb..
Dengan suara parau, setengah bangun tidur + masih batuk akut :) akhirnya meluncurlah jawaban-jawaban sok keren demi melayani sesi wawancara. Seperti biasanya, mirip ditodong wartawan2 infotainment klarifikasi soal gosip ..hehehe. Kali ini temanya seputar KARIR......hmmm menarik juga

Menurut kamu apa karir itu?
Wahh, kalau sesuai kamus susah dah inget pengertian aslinya paan. Tapi berhubung jawaban merupakan cerminan dan opini pribadi, okelah I try to make the right answer :)
Karir itu menurut saya, merupakan pencapaian atau tingkatan dalam pengembangan kompetensi dan kemampuan diri.

Antara gaji, fasilitas dan bonus, wich is yang paling penting men support karir?
Hmm, berat juga..tapi menurut saya yang paling mempengaruhi seseorang semakin terpacu adalah gaji dan fasilitas, kalo bonus gak dulu kali ya. Karena namanya bonus, pasti sesuatu yang gak bisa banget kita harapkan...ya just bonus. It's a bonus, gak lebih.
Gaji ini yang penting karena jujur lahhh, kita kerja ekspektasinya ya gaji. Dengan karir naik, pasti faktor penunjang bernama GAJI sangat kita harapkan bisa ikut terkaytrol naik juga.
Sementara soal fasilitas, naaahh ini juga very very supporting all career activities. kantor yang memberikan fasislitas karyawannya, pasti akan sangat mampu mengembangkan kompetensi dirinya dengan bantuan instrumen2 faslitas itu. Nah, kalo karir kita naik dan fasilitas masih sama-sama itu saja, ya sama juga bo'ong...lalu dimana yang namanya peningkatan kartir itu ??

Menurut kamu di tempat kerja kamu, apakah peningkatan karir itu ada?
Hmmm, berat ya Jeng...kalo saya jawab ini bisa-bisa saya di grounded dari dunia nyata ini dan dikirim ke alam baka..hahaha. Tapi okelah, jujur karena struktur organisasi dalam dunia broadcast itu sempit – pendek – atau apalah sebutannya, maka progress peningkatan karir itu tidak bisa secepat perusahaan lain yang lebih lebar jajaran organisasinya, dan lebih nampak pergerakannya. Nah, di radio anggap aja kayak nonton bioskop, siapa datang duluan ya dapat tempat enak duluan. Kita bisa nempatin kursi yang enak itu, kalo si Empunya pindah, pergi tanpa pamit, atau mati atau bahkan kosong belum dipilih. Gitu kan ??

Jadi anda pesimis dengan progress karir di tempat anda sekarang??
Hmmm, sedikit banyak..IYA. Meskipun saya akui, di tempat kerja saya..instrumen atau pacuan untuk sama sama mengembangkan karir itu ada, dan senior pasti bantu. Tapi berhubung “kue” itu sedikit, dan tidak bisa dibagi rata, makanya tidak semua bisa menikmati potongan lezatnya. Bisa saja sebagian orang hanya dapat remahnya saja, atau sejenisnya...hehe

Si Jeng tukang interview langsung ketawa dengan semua jawaban bla bla saya yang tanpa tedeng aling-aling alias blak – blakan. Sambil komentar..."Hmm, oke sebenarnya aku sudah tau semua jawabannya, melihat darI fakta. tapi kan aku butuh nulis pernyataanmu."
Pletakk,
Saya merepet bicara...
"Hmm, ya deh, ada lagi Jeng yang harus saya jawab?
Hah, cukup...please deh tanya lebih banyak lagi, supaya saya ketliatan lebih sibuk dan sok penting, Ayoo dong...
Lah, kapan ? janji ya ..janji ya....
pertanyaan yang lebih heboh gitu lo, bagaimana hub saya dengan Sheila marcia atau bagaimana peranan saya dalam kasus Ryan atau apaan kek.....ditampilkan di headline website atau di majalah life & style gitu loh ya..."

Nut....nut...nut.... suara gagang telpon ditutup paksa *dibanting

"Jeng...Jeng...Jeng....!!!"

Sep 27, 2008

RUU Pornografi

Batasan 2 pikiran berbeda memang sempit - tipis bahkan kadang tak jelas !!

"Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat."

Kali ini, ribut-ribut kembali soal UU Pornografi di Indonesia. Terlambat, atau lebih baik daripada telat atau dipaksakan, semuanya menjadi rancu. Beberapa waktu terakhir, kita lihat di berita nasional..banyak pihak yang menyayangkan rencana disahkannya RUU Pornografi di Republik Kita ini. Belum lagi beberapa wilayah propinsi yang menyatakan akan "memisahkan" diri kalau tetap akan di "gedok" UU itu.

Well, I'm so confused with all people behind.
Kenapa selalu adaaaaaaa aja masalah yang rancu di negara kita yang "katanya" demokratis ini. Apa karena kedemokratisan itu, akhirnya semua pihak "teriak-teriak" seenaknya, memaksakan kehendaknya ? Gak juga kan harusnya? Atau mereka juga bisa disebut WNI yang baik, kalau tidak memnuhi UU yang dibuat ? Bingung. Itu Pasti. Bangsa ini memang harus bekerja keras, membelajarkan proses "musyawarah" pada semua lapisan masyarakat. Supaya nanti hasil keputusan bersama itu tidak mendapatkan komplain, cacian, hujatan, bahkan sampai sabotase atau boikot. Ibarat kata, Bangsa kita ini bangsa bebenah.
Semuaaaaa, masih menjalani tahapan awal 'beres-beres' untuk menciptakan atmosfer yang 'rapih' nantinya (semoga). Bukan tidak jarang, sering membuat atau memutuskan sesuatu , sesudah ada "hal besar yang terjadi". Jadi sebagian orang menganggap, kita bangsa telat. Membuat peraturan, sesudah kejadian-kejadian.

Susahnya, bangsa kita isinya majemuk SEKALI. Adat istiadat, budaya, tradisi, dan perbedaan2 itu memang jarang untuk bisa 'diseragamkan'. Lihat saja beberapa waktu kedepan, apa yang akan terjadi di belahan negeri kita tercinta ini. Episode apa lagi sesudah tragedi zakat maut, KKN di DPR, Kecelakaan mudik, makanan ber-melamin, daaaaaaaaaaaaaaannn banyak lainnya...

Semoga bangsa kita, tetap utuh dalam keragaman !!


Klik
Lengkap draft
RUU REPUBLIK INDONESIA TENTANG PORNOGRAFI

Oreo = Melamin ???

"Pa....liat TVOne sekarang !! Ternyata OREO juga positif Ber-Melamin !!"

WHAAAAAATTT !!!

Dapat telpon dari bini, pas dijalan...berita yang ngagetin !!

Kenapa?
Ya karena, my beloved Angel... 'Lil Deeva sukaaaaaa banget sama Yayo (sebutannya, dengan spelling ngasal)
Sehari ada satu Yayo kemasan kecil isi 3, yang dimakan sama Deeva. Sementara di kulkas, tiap minggu selalu saya stok dengan Oreo (plus...Gery Chocollatos) yang jadi snack favourite nya dia...

Hikssssssssssssssssss....
Melamin sialaaaaaaannn !!

Gegara China yang bermasalah dengan susu mengandung melamin, produk2 turunannya pun yang beredar luas di negara lain juga kena Razia.

Apakah melamin itu? Samakah dengan melamin yang dipakai untuk peralatan makan kita? Apakah bahayanya? Pelajaran apa yang dapat ditarik dari kasus ini? banyak pertanyaan yang melintas di pikiran saya. Sama bahayanya kah produk turunan susu, dengan susu yang bermelamin itu ? pengaruh pada otak? pada ginjal ? dsb ..dsb.. Nah, pak Ismunandar Guru Besar Kimia di FMIPA ITB punya jawabnya disini

Duhhh, ribet banget bangsa ini..
Mungkin kalo inget kata orang tua, dikasih jajanan getuk dan es cendol saja sudah cukup. Minimal buatan bangsa sendiri, jadi lebih aman. Meskipun beberapa waktu lalu cendol juga mengandung pengawet, tapi kalo getuk masa iya pake melamin ?? Sungguh saya menyesal..membelikan "Yayo" buat Deeva. Apalagi dia 'nagih' banget, gak cukup satu bungkus sekali makan !!

Melamin kejaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaammmmmmm !!!!

"Mama..buang semua Oreo yang di kulkas !!!! "
*perintah saya dengan tegas ke bini, lewat telpon*

Sep 14, 2008

BERITA DUKA

TELAH BERPULANG ...dengan 'tidak' tenang...

Sahabat, teman curhat, teman bertukar rahasia, teman curhat, teman dikala bete, dikala senang dan susah. Teman yang paling memahami, diajak ngomongin orang, diajak liat film begituan, sampai diajak serius ngomongin kerjaan...

Selamat jalan 'teman' ....semoga kau ada di tangan yang tepat...mohon maaf atas 'pertemanan singkat ini'

kau tetap menjadi sahabat terbaikku, dan akan selalu kurindukan

Sep 10, 2008

Tukang ngeluh #1 = cuma OMDO

Dulu, di tempat kerja saya yang lama, ada kawan yang sukanya cerita tentang kehidupannya yang un-perfect menurutnya. Gaji pas-pasan lah, tanggungjawab berlebih-lah, jam kerja mencekik leher lah, dan suka dikatain Boss lah...wah kumplit pokoknya.

Dengan gaya dan emosi yang meluap-luap seperti lakon sinetron nomor wahid, dia selalu berbagi cerita dengan saya. Di ruangan saya, merepet ke meja kerja saya, di sela-sela makan siang saya, dan bahkan kadang disela-sela saya jeda On air. Katanya sudah gak tahan, ingin berhenti. Sesekali mengajak dan menawari, apakah saya juga tidak merasakan hal yang sama dengannya. Hmmm...tertarik juga sih, dengan namanya perubahan (ke yang lebih baik tentunya).

Hingga suatu waktu...batas di dalam diri saya sudah memuncak. Ternyata, saya bagaikan menggenggam api dalam sekam (ehh, bener ya istilahnya? ). Sumpah, saya merasa pikiran saya tidak menyatu lagi. Saya merasa bagaikan burung, berada dalam sangkar yang kekecilan. Kalau toh, masih sulit bagi saya terbang bebas di langit lepas, pikir saya tidak apa-apa juga kok, andai kembali mendapatkan sangkar. Asal yang lebih luas. hal itu saya yakini bagian dari proses, untuk saya bisa mendapatkan 'alam bebas' nantinya.


Tiba saya sampaikan 'lagu perpisahan' untuk semua, termasuk teman saya itu. Loh, responnya kok tidak sesuai harapan saya. Mana 'empati'nya ? mana juga luapan keinginan besarnya untuk 'mengikuti' jejak saya? Mana semangatnya untuk mendapatkan hal lain sesuai dengan janji manisnya dan petisi-petisi pedasnya waktu itu ?
Hitungan Minggu berganti bulan, dan bahkan disusul hitungan bulan berganti tahun.
Ya ampun, ternyata teman saya itu masih 'mendekam' di dalam sana. Tempat yang sudah saya tinggalkan ratusan hari lalu. Parahnya, teman saya masih mengeluh hal yang SAMA

Well, saya ingin lemparin kulit duren dan beling kaca ke mulutnya. Jadi geregetan nerima curhatan yang gak penting darinya sampai saat ini. Lha dari kemarin dia kemana aja, betapa BODOHNYA tanpa dibarengi usaha untuk mendapatkan sesuatu yang selalu diinginkannya. Hmm, andai dia tahu, padahal justru disaat kita merasa terpojok, terjepit dan putus asa, kadang ada 'kekuatan' yang benar-benar membantu kita. MELAWAN keputusasaan itu dan semakin MELAJU kencang....

Hmm, sudahlah...saya jadi empet dan eneg bahasnya. Kalau ingin perubahan, ya ayo maju, cari dan jalani proses baru menuju perubahan itu. Jangan asal bunyi saja, jangan hanya OMDO omong doang saja, jangan ngeluh saja..bukti bukti bukti...buktikan. Karena hakekatnya, perubahan pada kehidupan kita, hanya akan terjadi atas usaha kita. Kalau anda sudah 'mengakar' di tempat yang sama selama lebih dari 3 tahun dan merasa kecewa, truss hanya mengeluh saja ? ya ampun, betapa bodohnya anda.

Dan saya? apakah yakin dengan langkah ini?
Ada hal-hal yang kadang tak bisa kita terjemahkan. Namanya keyakinan.
Di luar sana ada keyakinan, meraih suatu harapan baru, untuk mewujudkan impian
Saya yakin itu...

PR Titi (siapaan yak) via Tary

Duhh, siang-siang sambil nunggu bedug dipukul tanda Maghrib..ehh cek MP ada beginian yak.
Yo Olloh, kaya arisan berantai yang sudah dilarang peemerintah..ternyata ada juga pertanyaan2 berantai. Dari TITI DJ atau dari TITI Kamal atau TITI Kadarsih atau TITI-an Muhibah (maksa) ..saya gak tau. Gegara bintangtary yang kasih PR, okelah...Let's see the answers !!

......

4 Gawean alias kerjaan :
-> Masih as a Broadcaster
-> Part time MC. Maunya jadi model, tapi ga da tawaran ...hahahaha
-> Komentator pedas..komentar2 temen di PLURK dan MP
-> Correspondence Judges untuk Music Award (hehehe, ceritanya nyusul)

4 Tempat tinggal fav :
-> Hmmm...kenapa musti 4 sih ? Grhhhhhhgrgrhh
-> Mikir dulu ahhh....
-> Ya Olloh...soal berat Nih... sayangnya ga da yg fave :(

4 Film yang ditonton 100x : (harus jujur yahh? hehehehe)
-> Tarzan X ..wakakakakak Rocco Sifredi the best Guru..pokoknya
-> semua..Spiderman
-> Animal Planet 123 ..hahaha secara, dipaksa Deeva nemenin film ini terus mpe bosen, kalau dia mau tidur. Good Daddy, rite ?
-> last..Video Kawinan...hahahhaha..tiada henti2nya kutertawakan dandanan Jawa itu..

4 TV show favorit: yang sekarang sedang..kan ?
-> Oprah Winfrey...pastinya
-> Saatnya Kita Sahur - TRANS TV & Dahsyat - RCTI. Gegara ada OLGA, gokil abisssss...
-> Ceriwisssss, yo wisss
-> Wisata Kulinernya Om Bondan " Mak Nyusss "

4 Makanan favorit:
-> Masakan bini [selalu enak..]
-> Iga bakar / penyet
-> Sama Chicken Terriyaki / Beef blousson

->
Sekarang nagih ..sushi. Hehehe, sok doyan gitu

4 Situs favorit:
-> blogspot.com
-> plurk.com ...mulai teracuniiii ...
-> Hmmmm, antara.co.id - kompas.com - tempointeraktif.com - mediaindonesia.com, dan banyak situs berita2 lain. Hehehee, kebutuhan pekerjaan

4 Warna Fav :
-> Proudly.....ITEM
->
Item ati ...eh ga ada yah...Yang item banget gitu maksudnya
-> Putih
-> Abu-abu ...standar banget yakk...

4 Hobies:
-> Nge-net
-> Godain orang
-> Nulis (nge-blog exactly...heheh)
-> Nonton di XXI

Hmmm, semoga ibu guru Tary puas.
Nah, emang harus dilanjut ke empat orang yak ??

Hmmmm...siapa yak yang tepat ....? tunggu dulu dah ....
masih mikir

Sep 7, 2008

Menjadi tua..

Hal yang mungkin paling dan sangat ditakui, manusia..satu diantaranya menjadi tua. Tapi kali ini, sedikit cerita tentang 'orang tua' yang semoga bisa menginpirasi semua ..

Jumat, itu...
Tua yang pertama...
Saya lihat, masih menengadah tanpa memperdulikan kepulan asap kendaraan, yang hitemnya melebihi pantat panci. Bapak-2 usia 60th-an, deket lampu merah. Mengemis, dengan pakaian compang-camping. Di siang hari bolong, panaaaaas, puasaan pula (mungkin buat dia udah biasa).

Tua yang kedua...
Waktu cari makan berbuka, beli ice juice langganan depan rumah megah SUTJIPTO, calon Gubernur jatim yang kalah di putaran pertama itu *hehehe, gak penting yak* . Sudahlah....
Liat bapak-2 usia sekita 50-th an dengan uban merata memutih, bilang beli Aqua. Kirain penjaga tokonya beli Aqua galon gede gitu. Waktu ditanyain, mana anak atao yang bantuin, tnyta bilang cuma beli yang botolan, nyesuain duitnya dan krn gak kuat angkatnya. Lalu beranjak pergi, menuntun sepeda tua....mungkin lebih dari separuh usia saya..

Tua yang ketiga...
Sehabis beli juice alpukat, meluncur ke DarmoPark. Diluar area pertokoan itu, ada warung Tahu Campur Lamongan yang TOP BGT. Rameeee, dan murrraaah. *kapan-2 cobain yak*
Sambil melahap, datang sepasang suami istri tua...
Rewel.. minta yang gak banyak petis lah, daging jangan alot-alot lah, jangan pedes banget lah dsb...sang istri terlihat menggandeng tangan suaminya, membantunya duduk di kursi kayu. Sambil melihat suaminya yg mengeluh sakit pinggangnya....

Pulanggg...rebahan...
Inget orang-orang tua tadi...
Inget Mama + Bapak ...orang tua saya
Apa kabar mereka jauh disana, yang jarang saya tanyai kabarnya. Sibuk? gak juga
Inget apa saya bisa membahagiakan mereka nantinya.
Tanpa mereka harus meminta bantuan ke orang lain, yang bukan anaknya.

Inget juga, bayangan masa tua.
Apa saya juga masih akan terus bersama-sama pasangan jiwa saya.
Sama-sama beruban, kulit keriput, pelupa, dan sakit-sakitan...
dan apakah saya masih punya kesempatan, tetap memegang erat tangannya ?

Langkah saya,
- Waktu itu langsung nelpon Mama + Bapak. Tanya kabar, dan bilang rindu. Minta doa
- Langsung menelpon bini (dan mendengar suara Deeva diujung sana) bilang rindu, dan aku mencintaimu..

Air mata ini menetes...segera bergegas ambil wudhu. Mau taraweh..
dan mau meminta pada Sang Pemberi.. "Berilah kebahagiaan disaat aku tua nanti,.."