Showing posts with label Nu life. Show all posts
Showing posts with label Nu life. Show all posts

Jun 18, 2010

Jalan Baru,,


Ya ampun pindah lagi ? gak kerasan ya ? dipecat ya ? wah sukses ya ? Selamat ya ! bla...bla..bla..

Beberapa pertanyaan terlontar mantan teman-teman saya di radio dulu, waktu saya hadir di acara ulang tahun ke 27 radio tersebut beberapa waktu yang lalu. Sebagian ada yang kaget, ada yang biasa aja, ada yang sok curious, ada yang bernada interogasi...bla bla bla.
Meski mereka tidak tahu, sudah lama saya pindahnya..

Darling, i've to told you one point. I'm never being dumped or fired by my company. That's is my own decision ....

Loh tapi kan sudah enak, sudah senang di bank, mapan..bla bla bla.
Yes Darling, but let me sure, every one has their own decision and opportunity. Terserah kamu, untuk mau ambil atau tidak. Sekali lagi yang mau saya tekankan, HIDUPMU adalah CARAMU, PILIHANMU, dan HASILMU. Semua keputusan ada ditangan kamu sendiri.

Terserah kamu mau dengan cara apapun, untuk memenuhi banyak mimpi di otakmu, banyak harapan di kepalamu, banyak keinginan di hatimu.

Terserah kamu mau dengan pilihan apapun, untuk menentukan mana yang terbaik bagimu, mana yang terasa paling tepat dari feeling mu.

Dan pastinya, hasil yang kau akan dapatkan suatu saat nanti adalah dari pilihanmua sendiri. Dan aku berharap tidak ada penyesalan sedikitpun atas apa yang telah kau pilih dengan caramu sendiri. Karena akhirnya hanya urusanmu dan Dia untuk mempertangungjawabkannya.

Balik lagi... :)
Pastinya saya tidak menjelaskan hal itu ke semua teman-teman saya yang ribet bertanya. Bisa - bisa saya butuh waktu khusus untuk press-Con, sementara ga ada yg akan hadir karena bertanya siapa saya ? haha. Paling - paling saya akan bilang "Iya nih, ngejar biar biar budget susu anak biar nambah" ato kadang dengan senyuman penuh makna saja sudah cukup.

Guys, hidup saya hanya sekali.
Kalau mempertanyakan ke-loyal-an atas tempat saya bekerja, saya akan jawab saya tipikal punya loyalitas tinggi. Terhitung seumur hidup, saya hanya bekerja di 4 tempat, rata-rata 2 tahun. Bahkan di tempat kerja yang pertama bertahan sampai lebih dari 6 tahun :)

Ayolah...
Mimpi kita banyak kan ? masih suka tantangan kan ? kadang merasa butuh challenge yang lebih besar kan ? dan tentunya diimbangi dengan harapan utama dapat penghasilan yang "cukup" kan?

Saya tidak pernah takut, diomongin orang, dikata-katain orang, dsb. Karena berpindah kerja, mencoba hal baru, dan selalu berusaha mengejar impian saya. Saya jalankan semua sesuai porsi yang sudah diatur-Nya. Dan pekerjaan yang kita miliki adalah sebagian ibadah untuk Nya bukan ? Saya juga sangat banyak berterimakasih, untuk semua perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya. Karena pastinya atas merekalah pribadi dan kesempatan saya saat ini terbentuk.

Well, saya tidak ingin terlalu repot dengan urusan orang lain dalam caranya mengejar impian atau cita-cita. Lebih baik saya fokus pada plan hidup saya. Karena meski beberapa mimpi saya tercapai, mimpi saya yang lain antri masih banyak.. Karena entah mengapa, harapan-optimisme-dan semangat dalam hidup saya terus membara, atas alasan masih ingin terus mengejar impian itu.

dan Kamu ?

Dec 4, 2008

Pilihan Tersulit ; tangisan penuh cinta

Bunga Kamboja

Bunga yang sangat lekat dalam benak saya mulai kecil, bertebaran di tanah-tanah makam..


Malam ini, sebelumnya kami tidak tahu apa yang direncanakan seluruh panitia penyelenggara acara. Tiba-tiba saja ada beberapa kuntum bunga kamboja di tiap-tiap penggalan lantai keramik khas ukiran Bali itu.


Ah, sial..... pasti ini model renungan-renungan malam yg gak jelas gitu deh. Batin saya. Saya berjanji, bahkan bersumpah, gak mau pakai nangis-nangisan segala seperti jaman saya ikut Paskibra waktu awal-awal di hari pelantikan dulu. Cemen.

Gak pakai nangis titik...!! tegas saya

Tiba-tiba, Mbak Mirna Head kota Makassar mematikan lampu (halah, gak penting).
" Teman-teman, selamat malam jelang pagi...Saya tahu semua lelah habis berjalan-jalan seharian dan diisi banyak kegiatan bersama. Karena itu saya ucapkan terimakasih karena sudah meluangkan waktunya"

Gak tahu dari arah mana, suara petikan dawai-dawai khas Cina (rasanya) tiba-tiba menjadi backing soundtrack situasi gelap itu. Hati saya masih saja bisa bercanda, menebak pemainnya adalah Kitaro.. (hehe MD diakalin).

"Ada beberapa kuntum Kamboja di depan Anda. Pilih dan ambillah satu bunga."
Kami semua menurut saja, dan memegang masing-masing satu bunga kamboja yg saya ingat banget, ini pasti yg berjatuhan di pinggiran kolam renang pagi tadi. Ya, PASTI.

"Teman, lihatlah jumlah kuntum bunga yang Anda pegang. Jumlahnya berbeda-beda. Jumlah orang-orang terkasih kita juga berbeda. Anggap jumlah itu mewakili, orang yang terdekat dengan hati Anda saat ini....bla.bla...bla.."

Saya masih menguap, ngantuk. Gak ngerti apa maksudnya. Saya hanya pilih, ANAK, ISTRI, AYAH, IBU, KAKAK.

Sampai...akhirnya suara mbak Mirna memandu kami lagi.
" Cabut satu-satu kuntum itu, bayangkan...siapa yg berani anda pertaruhkan, sampai terakhir diantara nama-nama itu, mana yang akan tetap menjadi prioritas hidup anda."

GOD.. it's really hard decission. Serta merta, air mata saya meleleh...Saya bingung harus pilih/cabut kuntum yg mana dan atas nama siapa. Mendapatkan 5 kuntum saja hati saya bingung, karena masih ada 1 Kakak saya lagi, sahabat-sahabat terdekat saya yang belum ter-cover dalam jumlah kuntum sialan itu (sial).

"Ayo beranikan, cabut mana yang berani kamu ikhlaskan....." tegas mbak Mirna.

Pertama, saya cabut kuntum KAKAK ...air mata saya meleleh di kedua pipi. Ingat masa kecil kami yg sangat benar-benar kompak tapi sekarang agak menjauh karena kesibukan masing-masing.

Kedua, saya cabut kuntum Ayah..dana pikiran saya langsung menerawang jauh, betapa susahnya dulu Ayah saya bejuang, bekerja, membesarkan Saya. Bodohnya, saya sendiri tidak ingat kapan tanggal ulang tahun Ayah saya...

3 pilihan tersulit, Ibu, Istri, dan putri saya....

Air mata saya semakin menjadi-jadi. Saya juga tidak perdulikan lagi, suara tangisan teman-teman disamping kanan-kiri dan depan-belakang saya....

Kali ini saya terisak-isak lagi...air mata rasanya menutupi seluruh pelupuk mata saya.
Saya tidak sanggup....saya tidak sanggup....untuk memilih mencabut kuntum yang mana.

Setelah sekian lama ...hening ....sepi. Hanya tangisan dan sesenggukan lirih saja. Sampai akhirnya...
" Teman...kita tidak pernah akan menyadari betapa berharganya orang lain, sampai kita benar-benar kehilangan mereka.

Jangan sampai kita kehabisan waktu memberikan kata cinta pada mereka, kasih sayang yang tulus, dan sentuhan-sentuhan yang kecil namun bermakna.

Saya yakin, kalian semua tidak sanggup mencabut semua kuntum itu...
Karena pada dasarnya kiata manusia yang baik dan penuh welas asih. Hanya kehidupan duniawi yang kadang membuat kita melupakan keberadaan mereka. Betapa pentingnya hidup mereka dan betapa bermaknanya mereka untuk keberadaan kita sampai detik ini.

Jangan lupa, rangkailah bunga-bunga itu. Jangan hanya lima, enam kuntum saja..Jadikanlah rangkaian penuh bunga, penuh kuntum yang mewakili semua orang terkasih kita. Dan jadikan hidup kita semakin berarti karena keberadaan mereka..."

...sampai acara selesai dan lampu dinyalakan pun...saya tetap menangis tersedu-sedu. Bukan hanya saya, semua....

tangisan itu...tangisan penuh cinta....

Nov 23, 2008

Permulaan : Memulai Hari Baru ...

Tapi pak, apa saya sanggup ?? Apa saya bisa ??
Saya bukan lulusan terbaik, juga bukan dari jajaran Universitas top ten negri ini,
dan bahkan saya harus menanggung anak dan istri
Apa keputusan saya tepat ?

Bung Rendra, ada hal penting yang harus tetap kita pegang teguh.
Saat Anda berpikir tidak bisa untuk mengerjakan sesuatu, pasti hasilnya adalah GAGAL

tapi saat Anda berpikir bisa dan mau mencoba, hasilnya antara 2 pilihan, yakni BERHASIL atau juga tetap GAGAL.

Nah, mindset seperti itu yang harus Anda tanamkan terlebih dulu. Tidak ada salahnya membangun sesuatu dari mimpi indah. Kalau Anda sudah 'malas' bermimpi pasti harapan dan keinginan Anda yang muluk-muluk itu akan tetap selamanya tidak bisa tercapai.

Trust me, the only constant is change !! Keep fight and prove it harder !! don't be afraid when the mountain so high. There's always a secret way deep down inside the valley.

Terimakasih pak atas segala pencerahan dan injeksi semangatnya. Salam hormat untuk keluarga....
Semoga tidak keberatan, saya ajak diskusi yang gak penting gini.....

beeeppp....

Saya akhiri pembicaraan via sms itu, meski masih harus menunggu balasan yang agak lama (karena saya paham kesibukannya) dari seorang 'mantan' narasumber dikala kemarin saya masih menjadi seorang produser acara sebuah acara di radio, pak Renald Kasali. Tapi beliau masih mau terus keep contact.

Hmm, andai saja waktu itu saya tidak ambil langkah berani untuk MECOBA MELANGKAH seperti katanya... mungkin sampai saat ini saya masih belum akan pernah melihat indahnya kota Makassar, berkesempatan melanglang buana kembali ke Denpasar, menikmati keindahan Jogyakarta, dan next project...Borneo I'm commmiiinngggg !!!

terimakasih Tuhan....

Nov 5, 2008

Berakhir : Menghilang ...

Hilang...

Pergi begitu saja ?
Tanpa pamit ?
Tanpa pesan ?

tanpa pertanggung jawaban ?
tanpa penjelasan dan alasan ?

Inget cerita teh Reza yang tiba-tiba menghilang di bandara Soekarno Hatta dan membuat semua kelabankan, panik dan bertanya-tanya kemana dia pergi. Mungkin sama seperti saya saat ini. Bagi beberapa orang yang tidak saya pamiti, mungkin merasa saya sangat arogan, seenak udel nya sendiri dan tanpa tanggung jawab pergi begitu saja.

Bukan...tidak....dan... salah.

Saya sudah pamit pada beberapa orang yang memang dan wajib saya pamiti. Entah dia mengaku atau merasa tidak saya pamiti, itu urusan dia.

Untuk beberapa kawan yang merasa banyak duga, banyak pikiran jelek...Biarlah, saya pergi saat ini. Besok saya akan hadir, dan berjanji untuk menemui semua lagi.

Ya ..esok...
saya tidak tahu kapan pastinya.
karena keadaan...yang memaksa saya seperti ini.

I just wanna disappear !! only for this moment...please ..e..e..e

Berakhir : Akhirnya...

Selama hampir 11 tahun, hidup saya berputar - putar diantara 3 hal ; mic, lagu, dan telpon.
Dan bisa dikatakan AKHIRNYA DATANG JUGA.


DATANG waktu bagi saya untuk mengakhirinya....
Don't ask me, what I feel deep inside my heart ? Betapa ribuan lagu, kenangan dan cerita hidup saya terukir dan berjalan sangat penuh warna dengan pekerjaan yang saya anggap sangat-sangat menyenangkan itu.

MENJADI PENYIAR RADIO ?? Emang bisa mencukupi kebutuhan mu nantinya ?
Kalimat yang ingin saya buktikan pada Mama, kalo memang dugaannya salah. Buktinya hampir 11 tahun ini, saya alhamdulillah masih mampu memenuhi kebutuhan, dari HANYA menjadi seorang penyiar radio.

Keputusan dan tekad untuk 'membuktikan' itulah yang juga mengantarkan saya pada keputusan untuk pergi meninggalkan, KissFM yang menjadi "Sekolah Dasar" saya di dunia broadcast, dan memilih untuk "kuliah" di sebuah radio kenamaan (katanya sih) bernamakan SS . Mimpi dan harapan saya belum berhenti, karena dalam benak dan pikiran saya, keputusan itu tepat. Karena saya merasa 'naik tingkatan' atau 'naik kasta' atau 'naik prestige' dengan nama besar 'pabrik' baru saya itu. Masih didukung ahli-ahli yang bertebaran di dalamnya, sehingga gairah dan keinginan untuk memetik sari ilmu itu semakin besar-berkobar, menyala-nyala dan pastinya TAK TERHENTIKAN.

Hmmmph,
ternyata semua tidak berjalan seperti yang kita inginkan...

Tapi..
Tungu, tunggu dulu....ternyata saya salah. Saya RALAT...
ternyata semua seperti yang saya inginkan (waktu itu).

Awal pertama kali saya masuk di radio SS, entah kenapa bisa, pikiran kecil saya sedikit memberi bisikan, dan berkata ;
" Kamu hanya akan bertahan 2 tahun saja, tidak lebih"

Damnnn !!
Ternyata benar. Saya tidak sekedar nge-cap, sok Mama Laurent, atau sok di pas-pasin ato apalah. Anda tidak percaya pun juga tidak ada ruginya bagi saya.
Tapi....satu hal yang bisa saya ambil hikmahnya...
Ternyata yang terjadi hari ini, sebagian dari 'harapan' dan doa kita di masa lalu.

Kembali mundur beberapa tahun yang lalu. Pikiran saya pun juga berpikir, saya juga tidak mau kok SELAMANYA jadi PENYIAR RADIO..
Waktu itu impian saya dikala masih culun...
- Nikah di usia muda (supaya pas anak udah gede, kita gak tua-tua banget)
- Kerja kantoran, di tempat gede dengan posisi yang lumayan enak, dan karir jelas.
- Pulang naik mobil disambut anak istri
- dan bisa siaran sekali-kali. Hanya untuk melampiaskan kangen saja.... 2 minggu sekali juga boleh, tapi milih acara yang high rating dan banyak incoming call-nya ...

Haaahahahaha...harapan dan mimpi anak culun yang aneh !!!

Jul 21, 2008

Life is an Option..right??

Anggapan dan metafora imajinasi manusia, layaknya buih-buih samudra yang tiada habisnya. Tak berujung, selalu mengundang keingintahuan dan merasa menjadi sangat berbeda dengan pribadi atau jiwa yang murni. Perasaan-perasaan yang menjadi ke-gamang-an, selalu dan mungkin kadang menjadi hambatan melaju, untuk menentukan apa jawaban di masa depan.
Keputusan.
Ya, pilihan diantara persimpangan itu menjadi titik balik, bernamakan keputusan.
Kata banyak orang bijak, hidup akan selalu dibenturkan dengan dua pilihan. Keberuntungan bagi jiwa, andai pilihan-pilihan itu tidak merugikan. Namun demikian, akan tetap terasa sesak dan menekan pikiran, karena sungguhpun pilihan itu sama lezatnya, noda ber-namakan 'ego' selalu membuatnya terasa sulit. Bahkan untuk 2 pilihan yang sama baiknya.

Lalu bagaimana dengan pilihan tak berimbang ?
temans, mari mengingat-ingat. Bukankah semuanya diciptakan berpasangan, yang kadang tak kesemuanya itu bisa kita raih..hanya sebelah saja. Meski terasa timpang, inilah beratnya menjadi sosok yang harus memilih. Keraguan yang kadang 'memaki' pilihan yang tak tepat, semakin terasa menghantui, meskipun bahkan batin ini saja belum memilih...
Benarkah tak berimbang? Darimana kita tahu pilihan kita benar atau bahkan salah ?
Jauh-jauh hari, perasaan-perasaan, tanda-tanda, atau signal-signal..pasti sudah dikirimkan otak kita, melaju ke hati, dan berbuntut pada tindakan.. atau bahkan singkatnya bisa saja dari hati langsung menuju ke PILIHAN. Sebenarnya, segala macam pertimbangan itu, muskil terkalahkan oleh keputusan kita pribadi.

Rute pilihan yang harus saya pilihpun, berliku...bak sinetron yang tak saya ketahui dimana skenario dan tema latarnya. Tapi apakah salah, kalau saya harus berhenti dari 'sinetron' satu dan berpindah ke sinetron yang lainnya? Bukankah itu juga pilihan? meskipun saya akui, saya tidak menuntaskan 'episode' dari cerita yang tidak saya inginkan itu. Sebagai sosok pribadi yang kurang sempurna, harapan saya berlapis ego...ada pilihan akhir yang benar-benar tepat, sesuai 'tebakan'. Tidak sedikitpun saya sesali, kalau saya salah mengambil 'peran' dari cerita ini. Karena bagi saya, babak ini menghantarkan saya pada kisah lanjutan yang saya harap akan lebih membuat jiwa saya terisi dengan nyaman, dan tidak hampa.

Saat kita memang harus benar-benar memilih, harapan kita semoga itu sebuah keputusan yang tepat. Saya pribadi percaya, garis pilihan saya..membimbing dan bahkan menempatkan diri saya pada lajur ini, lajur yang sudah di gariskan-NYA. Lalu apakah Tuhan akan melepaskan saya, andai pilihan ternyata salah?. Tidak, huruf akan terangkai menjadi kata, diikuti menjadi baris kalimat, dan membingkai sebuah paragraf. Hingga akhirnya, akan ditutup dengan tanda TITIK, yang bahkan masih akan dilanjutkan lagi hingga bertemu satu tanda TITIK yang mengakhiri segalanya.
Saya pribadi, ingin menuju TITIK penutup itu dengan cara yang indah. Agar kelak, "paragraf-paragraf" yang telah saya buat, bisa dibaca jiwa lain dan anak-anak saya yang berucap..

"Benar-benar cerita yang indah...."

Jun 21, 2008

Love Inside

Love bring us the joy with it's own destiny

Memanfaatkan waktu yang singkat-sempit-pendek, penting bagi kami untuk menjaga harmoni dan sinergi (halah) as a passion for love. Pertemuan yang kadang singkat karena terbentur tema pekerjaan, menjadi hal yang butuh pemahaman dan kewajaran tinggi bagi kami berdua. Jujur, konsentrasi tema CARI DUIT masih menjadi bahasan utama kami sehari-hari, coz we never know what tomorrow is..Karena masih sama-sama muda, kami benar-benar ingin semuanya kami jalani dengan sepenuh kemampuan dan tenaga kami.

Di usia perkawinan kami 2 tahun yang masih seumur jagung ini, saya benar-benar ingin dan berharap bahwa kenangan dan perjuangan yang kami lakukan akan berakhir sesuai mimpi dan kemauan kami. Syukur-syukur melebihi ekspektasi itu ..Ngeri juga lihat infotainment atau acara gosip-gosip yang banyak menceritakan perpisahan melulu. Sampai tadi juga berhayal, bagaimana masa tua nanti. Dan kami sepakat tidak mau repotin Deeva, cukup berdua saja menghabiskan masa tua..hehe (halah)

Kalau saya kurang bersyukur, pasti karena rasa 'manusia' saya terlalu mendominasi. Tidak terlalu sering melongok ke bawah. Sebentar melihat banyak hal lain yang ternyata lebih kurang dan jauh diatas 'rasa kurang kita'. Hari ini saya masih terus belajar dan belajar banyak, bahwa hal-hal sederhana bisa menumbuhkan rasa cinta. Meski tanpa dibalut arti kemewahan, ternyata memasak berdua membuat kami juga belajar menjadi 'tim' yang dituntut untuk membingkai kebersamaan. Simple sih, tapi kesederhanaan itu yang nantinya membuat suatu hal akan terasa istimewa. Seperti kata Mama saya....

Hari inipun saya paham, ternyata kesetiaan itu penting untuk dicamkan. Tapi alangkah indahnya kalau unsur kesetiaan itu muncul, disaat pasangan kita dalam ketidakberdayaan. Lenyap sudah rasa egois yang kadang membakar nurani, dan keangkuhan yang membelenggu pikiran ini. Semuanya luluh, melihat kebahagiaan yang bisa dijalani dalam kesempurnaan kebersamaan.
Terimakasih Tuhan, atas segala-Mu
Pemberian, Ujian, Cobaan, dan Ampunan Mu
Kemarin adalah sejarah..
Besok adalah masa depan dan mimpi
dan sekarang adalah perjuangan

Selamat makan..

*Melahap bebek goreng + sayur lalapan + sambal pedas top bini Saya
Ditutup desert melon dan pepaya segar...alhamdullilah

Mar 11, 2008

Kisah Klasik untuk Masa Depan


"Ternyata, yang menyelamatkan manusia menghadapi perubahan, adalah kesabaran dan keyakinan.."

Setahun yang lalu,
Sabtu 10 Maret,
Secara resmi saya mengundurkan diri dari perusahaan lama saya, yang sudah menjadi, bagian terindah dalam kehidupan saya selama kurang lebih 6 tahun. Cerita pamit saya, disini...
Minggu 11 Maret,
Dinihari saya berangkat ke Surabaya, kota yang sama sekali tidak pernah ada dalam benak atau juga pandangan hidup saya. Atau entah dengan kabar 'ke-kasar-an' gaya penduduknya, atau lainnya..Sampai di SBY pagi2 buta, tersesat bingung cari jalan ke tempat kost. Dengan sabar Pak Zuhri sopir saya mengantarkan, menghadapi segala macam kebingungan dan kepanikan Saya...malamnya pulang ke Lamongan.
Ya ALLAH, Allhamdullillah karunia-MU
Malam jelang pukul 00.00, bini saya melahirkan buah kasih kami yang tercinta. Anugrah terbesar dalam kehidupan saya. Adeeva.
Senin 13 Maret,
Hanya selang 1 jam saya istirahat (selebihnya memandangi putri kecil saya yang baru hadir), berangkat ke Surabaya lagi. Hari pertama masuk di tempat kerja baru...kesasar pula. harusnya masuk jam 06.00 tet, sampai di kantor jam 09.00 lebih. DAMN !! Sorenya ..pulang ke Lamongan, paginya balik lagi ke Sby...dst...

Hmmphh,
Sungguh tidak terasa waktu sangat cepat memutar detiknya. Menghampaskan saya dengan beragam permasalahan, perjuangan, pengorbanan, ataupun ratusan bahkan kisah klasik yang harus terus saya jalani untuk masa depan. Semua alur yang dibuat-Nya, membuat saya selalu takjub saat mengingatnya. Semua bagi saya, diatur dalam porsi, waktu dan pola yang pas...kadang sesuai dengan permintaan saya. Kalau toh meleset, pasti seperti kata2 bijak, ada maksud dibaliknya :)
Well, bingung mau nulis apa..:)
Cuma mau ngucapin terimakasih buat Tuhan, atas segala macam pemberian-Nya. Maaf ya Tuhan, kadang saya masih suka ngeluh, protes, kurang puas, dsb...I'm just simply human..that always make a mistake...Terimakasih sudah memberikan nafas dan rona kehidupan bagi saya sampai detik ini...

I want to thank you
for giving me the best day of my life
Oh just to be with you
is having the best day of my life
(Dido: Thank You)

Jan 3, 2008

(un) Happy New Year 2008


Meskipun, udah 3 hari berlalu, saya masih ingin ucapkan selamat datang tahun baru.
Entah itu HAPPY atau juga unHAPPY. Bagi yang sedang 'paham' kesusahan yang terjadi melanda bangsa ini pasti bilang unHAPPY. Tapi bagi sebagian orang yang bisa merayakan, atau malah 'mampu' nonton
3DIVA (dengan harga 9juta-nya) di grand Melia Jkt, pasti teriak really - really HAPPY...
Lepas 2007, sama seperti kalender yang harus saya buang, artinya semua HARUS saya tinggalkan (meski sebelum saya lempar ke tempat sampah, saya buka2 kalender meja itu). Baik kenangan buruk, bahagia, impian yang terwujud, sampai harapan yang belum tercapai dan cita yang masih diangankan. 2008, bertambahnya waktu lagi untuk saya mencapai target hidup..beberapa 'hal' yang GAGAL atau belum TERCAPAI di tahun kemarin. Saya pun tidak tahu hambatan apa lagi yang akan menghadang di depan Saya nanti, untuk mewujudkan semua itu. Jelang akhir tahun kemarin, dapat sms dari teman 'ngangenin' Saya. Dia sms Quote - Primadona Angela:
Every Wish, though hidden deep in the Cavities of your heart and soul, IS A FORM OF PRAYER. 

Benar, mimpi, harapan, keinginan, harus terus membara. Jangan sampai padam, karena selama semua mimpi itu menyala dalam hati, suatu saat nanti akan selalu memacu kita untuk membuktikannya. Saya ingat-ingat lagi, ribuan hal yang sudah terwujud samapi detik ini, adalah sebagain dari doa dan harapan saya di masa lampau (meski tidak harus saya jabarkan satu-satu). Dan saya akan terus lanjutkan mimpi-mimpi lainnya.
So, be carefull what you wish for....
and once again..Happy nEW yEAR For all of  You..wish u all da BEst ..

Dec 20, 2007

Happy Idul Adha



Mengucapkan Selamat hari Raya Idul Adha
Semoga kita semua mendapatkan berkah dan rahmat-
Nya
Semoga amal kurban kita mendapatkan pahala besar-
Nya
Semoga puasa kita kemarin mendapatkan surga-
Nya

Buat yang vegetarian, pagi ini ya mohon maap.
Hehehe liat kambing/ sapi disembelih...pasti sedih
Pasti doanya, semoga yang nyembelih ganti disembelih hehehe...kidding
Buat yang Liburan, happy meet family dah...
Salam buat semua

Dec 14, 2007

Histoire de ma vie *


" So after all is said and done
I know I'm not the only one
Life indeed can be fun, if you really want to"
(Des'ree - Life)

Harus diratapi atau ditangisi
Harus ditertawakan atau dibingungkan
Harus dinikmati atau dihentikan
Hidup memang roda, ungkapan ini kuno tapi memang itulah realita-nya. Sebenarnya Saya bukan tipikal suka curhat expose (un-important, but today...it must). Dalam posisi bawah - atas - kebawah lagi - naik diatas dan harus kebawah lagi. Itulah jalan hidup yang harus kita jalani, gambaran itu juga sekarang Saya hadapi.
Merenung...ya, Saya tatap langit sendirian sambil merenung, mencoba menghabiskan waktu untuk tahu apa yang terjadi. Mesti hati kadang juga masih kurang yakini semua. Sekarang ini, hidup saya dalam posisi terendah, dalam segala..Tentang menikmati kesenangan masa lampau, beberapa tidak bisa terulang sekarang. Belanja kalap, dugem mpe muntah, metroseksual man (facial yg kurindukan person hehe), diantaranya. Semua rasanya sudah jadi second opinion, bahkan the lat one maybe.

Tapi jujur, hati ini tidak pernah takut. Entah..hati kecil saya bilang, ujian akan segera berlalu. Ada bayangan kesuksesan di benak Saya. Dalam menjalani kehidupan, Saya yakin dengan
positive thinking + dreams + hardwork = (MEANS) SUCCESS
Okelah, saya dihajar habis-habisan dengan kondisi saat ini. Tapi Saya akan bertahan, toh Saya tidak akan mati menghadapi ujian-NYA. Tuhan, meski aku belum pantas meminta surga-MU, berilah aku jalan itu.

Saya juga selalu percaya, kalau hidup memang kadang tidak seperti yang diinginkan. Lebih susah dari kelihatannya. Tapi mimpi tidak boleh berhenti, banyak cara untuk mendapatkannya, seperti kata
Dees're ..
Sometimes living out your dreams,
Ain't as easy as it seems
You wanna fly around the world,
In a beautiful balloon

*) Histoire de ma vie = Story of my life

Dec 4, 2007

my Zodiac - this week



Whua...lama gak liat Zodiac...lama juga gak bikin script diacara saya dulu "Sunday Morning" yang ada segmen zodiac-nya. Ngomongin soal zodiac, antara percaya dan tidak.
Percaya kalo yang diomongin lagi bagus, enggak kalo jelek..hehehe lagian kalo habis baca Zodiac, saya juga termasuk tipe orang yang suka lupa. Paling-paling gak ada efeknya...tapi teteuep, kalo bagus juga harap-harap cemas.

Tapi rasanya, ALMOST PERFECT ramalan Saya Minggu ini. Soal sedih dan kebahagian, hiks..emang berbanding terbalik. Benar juga sih, akhir-akhir ini sering meratapi anatara kebahagiaan dan kesedihan.
Tapi sesedih-sedihnya Saya, (yang membuat Saya masih lega) masih banyak yang nasibnya lebih "sedih" dari saya.

Nov 8, 2007

Stairs of (my) Life



Dulu, waktu saya masih belum 17 tahun, rasanya sudah tidak sabar menunggu batas usia spesial itu tiba. Apapun tindakan yang dihubung-hubungkan dengan 'sifat kekanak-kanakan', rasanya ga trima dan gak amu disebut 'masih kecil'.
Tapi sekarang, sesuatu berbeda. Lepas dari 17 tahu, rasanya malah Saya suka malu menyebutkan usia.hehe (Jadi ingat ceramaah
AA' Gym, lidah kita ini terbiasa berdusta, bahkan hal sekecil usiapun, kita sering tidak jujur)

Masih 8 hari dari tanggal 1 November. Saya pun masih bingung. Refleksi apa yang bisa 'diselami'

Benak pikiran, kadang hanya dipenuhi pertanyaan apa yang sudah dilakukan, rencana apa dimasa depan, apa yang harus dikoreksi, sudah berubah kah, dsb. Pikiran ini kadang juga masih belum mampu meng-akomodir semua plann, after the D-day.
Rencana biasanya banyak, mungkin sejak saya 17 tahun 6 tahun lalu. Tapi apa? paling-paling juga tetap 'gembos', banyak hal yang ternyata meleset.

Ah...paling-paling pikiran saya hanya 'menenangkan' saja. Supaya tidak terlalu kalut menghadapi 'what happen next'. Adlist, banyak-lah yang (mungkin dalam hati kecil saya) bisa saya banggakan.. dan tentunya tidak bisa dieja satu-satu (pamer jadinya). Satu yang buat saya bangga, ada
Deeva sekarang. Yang tatapan matanya berbinar tulus setiap melihat semua.
 Membuat saya kadang merasa tidak memliki suatu hal lain yang berarti, selain dia.

Rencana apa selanjutnya?
Ah pertanyaan gampang, yang susah jawabnya.
Rencana bisa tinggal rencana, kalo tidak bisa diusahakan untuk pembuktian.
Rencana ....ehhmm...rencana....apa ya...Oke lah, anggap ini doa ulang tahun:
Saya cuma ingin satu
B.A.H.A.G.I.A

Maksudnya;
- Bahagia kalo keluarga diberi kesehatan dan tetap sehat wal'afiat
- Bahagia kalo segera bisa nyicil beli rumah
- Bahagia kalo segera bisa kerja kantoran, ditambah 'sampingan' jadi announcer
- Bahagia kalo segera bisa lanjutin kuliah lebih tinggi lagi
- ahhhh, banyak....tapi saya paling bahagia kalo tetap ingat ALLAH..Ada hal yg bisa lebih Saya syukuri setiap ingat Dia.

Okelah, merujuk judul diatas "
Stairs of (my) Life", I still believe...banyak ucapan-ucapan saya yang dulu ternyata dibuktikan oleh-Nya. Saya percaya sebagian ucapan kita yang kadang 'just jokes' ternyata juga bagian dari 'hope' atau doa kita...Saya hanya ingin terus 'naik' dan menyambung 'tangga' itu

Just wanna dream, someday I could be someone...that make another person proud of me.
I wish my future life is more better, with all your bless and pray

Jul 7, 2007

life is life


Tidak terasa waktu berjalan saaaaangat cepat sekali

rasaya sampai di menit inipun tidak terasa, ah....andai waktu bisa diajak kompromi

Saya mau mencoba mulai menulis lagi, sesudah sekian lama ada jeda 'break' dengan segala macam bahkan ribuan kejadian yang sebenarnya harus dituliskan tapi malu untuk dibagikan dan di kadang malu mengungkapkan

yah... hidup Saya sudah mulai banyak berubah..semoga saya bisa mengendalikannya


btw, perlukah saya ganti nama MDgila.blogspot.com yang notabene sudah tidak saya sandang lagi ??
ato ngikut Shakesspere, apalah arti sebuah nama ?? help me