Sep 7, 2008

Menjadi tua..

Hal yang mungkin paling dan sangat ditakui, manusia..satu diantaranya menjadi tua. Tapi kali ini, sedikit cerita tentang 'orang tua' yang semoga bisa menginpirasi semua ..

Jumat, itu...
Tua yang pertama...
Saya lihat, masih menengadah tanpa memperdulikan kepulan asap kendaraan, yang hitemnya melebihi pantat panci. Bapak-2 usia 60th-an, deket lampu merah. Mengemis, dengan pakaian compang-camping. Di siang hari bolong, panaaaaas, puasaan pula (mungkin buat dia udah biasa).

Tua yang kedua...
Waktu cari makan berbuka, beli ice juice langganan depan rumah megah SUTJIPTO, calon Gubernur jatim yang kalah di putaran pertama itu *hehehe, gak penting yak* . Sudahlah....
Liat bapak-2 usia sekita 50-th an dengan uban merata memutih, bilang beli Aqua. Kirain penjaga tokonya beli Aqua galon gede gitu. Waktu ditanyain, mana anak atao yang bantuin, tnyta bilang cuma beli yang botolan, nyesuain duitnya dan krn gak kuat angkatnya. Lalu beranjak pergi, menuntun sepeda tua....mungkin lebih dari separuh usia saya..

Tua yang ketiga...
Sehabis beli juice alpukat, meluncur ke DarmoPark. Diluar area pertokoan itu, ada warung Tahu Campur Lamongan yang TOP BGT. Rameeee, dan murrraaah. *kapan-2 cobain yak*
Sambil melahap, datang sepasang suami istri tua...
Rewel.. minta yang gak banyak petis lah, daging jangan alot-alot lah, jangan pedes banget lah dsb...sang istri terlihat menggandeng tangan suaminya, membantunya duduk di kursi kayu. Sambil melihat suaminya yg mengeluh sakit pinggangnya....

Pulanggg...rebahan...
Inget orang-orang tua tadi...
Inget Mama + Bapak ...orang tua saya
Apa kabar mereka jauh disana, yang jarang saya tanyai kabarnya. Sibuk? gak juga
Inget apa saya bisa membahagiakan mereka nantinya.
Tanpa mereka harus meminta bantuan ke orang lain, yang bukan anaknya.

Inget juga, bayangan masa tua.
Apa saya juga masih akan terus bersama-sama pasangan jiwa saya.
Sama-sama beruban, kulit keriput, pelupa, dan sakit-sakitan...
dan apakah saya masih punya kesempatan, tetap memegang erat tangannya ?

Langkah saya,
- Waktu itu langsung nelpon Mama + Bapak. Tanya kabar, dan bilang rindu. Minta doa
- Langsung menelpon bini (dan mendengar suara Deeva diujung sana) bilang rindu, dan aku mencintaimu..

Air mata ini menetes...segera bergegas ambil wudhu. Mau taraweh..
dan mau meminta pada Sang Pemberi.. "Berilah kebahagiaan disaat aku tua nanti,.."

1 comment:

Si Jagoan Makan said...

Postingmu sungguh menyentuh, bro..
aku sampai mingsek-mingsek nangis inget My ShaRuh Khan