Jan 17, 2008

Pizza-tragic-stories


Beberapa kali, saya lihat tv selalu muncul iklan Pizza versi 'cubit' alias cheezy-bites. Dalam hati, sedikit meleleh liur, berbisik "Kapan ya beli?" ngarep :)
Nah, Senin kemarin habis pulang dari puncak
Taman Dayu dan basah-basah kehujanan + kedinginan, pengen maem anget-anget. Bingung mo pilih apa...
Keliling mulai Mayjend - Basra - Pemuda - Monkasel - sampai Raya Darmo, akhirnya pilihan jatuh ke Pizza Hut jalan Raya Darmo. Sambil diingat-ingat, ternyata kalo dipikir-pikir
Saya+Ganong belum pernah sekalipun makan 'ditempat'. Selalu bawa pulang, dibungkus. Atau malah juga keseringan dapat bagian kalo kantor dapat kiriman dari pendengar, hehe.
Okelah, standart. Dibukain pintu sama mbak-mbak dg senyum manis (terpaksa sok manis kah ?), dipilihkan tempat duduk, kami pilih double sofa near the window, sambil lihat rintik hujan dan pekat malam, sok romantis. Menu kami pilih, bla-bla-bla. Waiting for moment, berurutan berdatangan beef-spaghetti, jus melon, mineral water, capuccino, dan waiting...waiting...waiting the main menu, pizza nya belum muncul-muncul. Ganong sudah saya suruh makan spaghetti-nya duluan sambil nunggu Pizza muncul. Akhirnya, pan itu muncul. Tunggu dulu, TAPI kok beda sama pesenan ?
Bukannya Saya tadi pesen pan-meatlover ajah? kok malah Cheezy-bites. Wah, gak bener nih, saya protes via SPV-nya, karena memang tidak sesuai pesanan awal. SPV itu marah-marah ngomelin anak buahnya yg nyatet pesenan saya. Oke-lah, dasar hati ini tidak tega, Saya ambil jalan tengah. Sudahlah, saya ambil saja cheezy-bites itu. Dengan
empat reason; Sudah terlanjur, kasihan pegawainnya dimarahi, kelamaan nunggu kalau diganti baru, dan mungkin sudah takdir saya untuk mencicipi cheesy-bites seperti keinginan saya dua hari sebelumnya. Hehehe, be carefull what u wih for...
Puas makan, minta bill...
Anjrit...150 rebu melayang for a moment, lihat detil, ternyata cheesy-bites sialan itu yang paling gede nominalnya. Padahal perkiraan awal mau makan budgetnya gak se-gede itu. Menyesal. Sambil pulang ke parkiran, Ganong menggerutu;
"Makanya gak usah terlalu baik sama pegawainya tadi kan enak" Whuaa. APES
Akhirnya, setiap kali lihat iklan cheezy-bites itu muncul di TV, biniku nyindir
"Makan tuh, Pizza mu, gak usah Cheezy-bites cheezy-bites -an lagi, nanti bisa kere. Dibelikan bakso cak Suin bisa dipake berenang". Hehe, argumen biniku yang lumayan masuk akal, tentang bakso Goyang Lidah favorit-nya di ujung jalan Diponggo belakang hotel Shangrilla, yang lebih murah, lebih "daging" dan gak bikin shock after eat.

1 comment:

Si Jagoan Makan said...

Mahal banget. Mana cuman berdua. Moga-moga Pizza Hut mbaca ini, trus kamu dapat ganti rugi. *aku dikasih yach